"Selamat Datang" sobat, di blog saya "Marketing lampung",semoga blog ini memberikan manfaat bagi sobat sekalian,saya sangat senang kalau kita bisa saling mengenal,oleh karena itu silakan sobat untuk berkomentar dengan baik,Blog ini dofollow,tinggalkan Jejak anda /alamat blog anda,agar saya bisa segera berkunjung balik.terimaksih sukses selalu.
Showing posts with label insurance. Show all posts
Showing posts with label insurance. Show all posts

Monday, May 27, 2013

Manfaat Asuransi dan Investasi

Manfaat Asuransi dan Investasi


Hari ini ayah  tepat berusia 70 tahun. Usia yang cukup panjang. Melebihi usia Nabi ketika wafat.
Ayah jarang menangis. Setahu saya hanya dua kali. Pertama, ketika ingin menikahkan anak bungsunya. 
Ayah menangis. Dia merasa bersalah sebab tidak memiliki uang lagi untuk biaya pernikahan anak bungsunya. Bisnisnya merosot dan terpaksa dijual. 

Bisa jadi karena tidak satupun anaknya yang mau melanjutkan. Bersama dengan kakak tertua, saya jelaskan bahwa pembiayaan pernikahan itu menjadi tanggung jawab kami bersama.
Kali kedua ketika beliau mesti dioperasi paru paru. Meski tidak merokok, beliau kerap tidur larut yang ternyata kurang baik bagi paru-parunya. 
Beliau menangis  stress bukan karena penyakitnya. Tetapi, seperti Anda bisa duga, karena sedih tidak bisa membiayai sendiri.

Alhamdulillah operasi berlangsung lancar. Kondisi kesehatan ayah terus membaik. Kadang kala beliau menanyakan berapa yang kami keluarkan untuk biaya operasinya dahulu. Kami tidak pernah memberi tahu. Hanya meminta beliau terus mendoakan kami, para anak dan cucunya.
Saya yakin penuturan seperti ini kerap dijumpai.
Boleh dibilang terkait orang tua, ada khabar baik dan ada khabar buruk. Kabar baiknya, umur mereka lebih panjang. Ini berkat dukungan gizi, perbaikan lingkungan dan perawatan kesehatan. Mertua saya, misalnya, berusia 83 tahun. Tetap sehat. Setiap hari selalu berusaha sholat di Masjid. Tidur lebih awal. Bangun dini hari, untuk sholat malam, mengaji dan menunaikan sholat Subuh di Masjid.
Namun ada khabar buruk. Kebanyakan mereka tidak memiliki dukungan asuransi kesehatan dan dana pensiun.

Saya yakin kelompok itu akan sangat banyak. Sebab seperti Amerika Serikat, Indonesia juga mengalami fenomena baby boomer. Yakni, lonjakan kelahiran bayi setelah berakhirnya Perang Dunia II. Di Amerika Serikat, kelompok boomer ini ditaksir meliputi 21% penduduk. Sudah banyak yang mulai memasuki usia pensiun.

Fenomana menanggung biaya pensiun ini yang sebetulnya bakal memperberat perusahaan, negara bagian dan pemerintah AS. Ingat perusahaan mobil GM yang mesti diambil alih oleh pemerintah. Bukan cuma karena kalah bersaing dengan produsen dari Jepang dan Korea. Namun karena tagihan pensiun. Demikian juga yang dialami oleh negara bagian California yang menanggung beban dana pensiun yang berat.

Ibu saya termasuk baby boomer, lahir tahun 1945. Beliau sudah memasuki usia pensiun beberapa tahun yang lalu. Beliau cukup beruntung, pensiunan sebagai pegawai negeri yang punya dana pensiun dan askes.
Belajar dari pengalaman orang tua, kami suami istri berkomitmen untuk mempersiapkan pensiun lebih baik. Kami mesti punya program asuransi kesehatan.
Kiranya awareness asuransi dan mempersiapkan pensiun serupa ini ada dibawah sadar banyak orang yang saat ini memimpin keluarga.

Kesadaran investasi juga terbentuk bila melihat kebutuhan dana pendidikan untuk anak-anak yang terus meningkat. Ayah saya selalu menanamkan keyakinan bahwa pendidikan merupakan faktor penting merubah nasib. Alhamdulillah, berkat doa orang tua dan kerja keras, saya mendapat beasiswa untuk kuliah di FEUI dan National University of Singapore.

Mencermati sengitnya kompetisi global, kami suami istri merencanakan agar anak-anak kami dapat kuliah di luar negeri. Agar lebih membuka wawasan, memperluas pergaulan, menimba keahlian praktis, termasuk bahasa asing, disamping kemandirian. Memang pendidikan saja tidak cukup, mesti punya nyali hidup. Sedari dini kami menanamkan semangat wirausaha kepada anak-anak.

Peluang karier di bisnis asuransi dan pengelola keuangan jelas terbuka. Apalagi saat ini sudah banyak “underlying asset” mulai dari obligasi negara, obligasi korporasi, saham dan reksadana. Semua kelompok asset ini berpotensi menggantikan peran deposito yang keuntungannya cenderung kurang kompetitif.
Sebagai fund manager, kami turut menikmati fenomena ini. Pasalnya, mitra perusahaan asuransi yang mempercayakan pengelolaan dana, berbasis individual yang potensinya sangat besar. Namun berperilaku seperti investor institusi yang memiliki time horizon investasi panjang. Tidak seperti investor retail kebanyakan yang terkenal dengan jurus JIBUR, jigo naik kabur, jigo turun kabur:)
Sekarang, mari lebih sistematik. Mari definisikan market as people which has willingness and ability to buy.
People jelas mengacu kepada potensi demografi, terutama kelompok produktif  yang ingin mempertahankan daya beli dan pola pengeluaran ketika mereka sudah tidak ingin atau tidak bisa bekerja.
Willingness dibentuk oleh pengalaman, terutama yang traumatik, agar seseorang mempersiapkan diri terhadap peristiwa yang merugikan kehidupannya.
Ability, secara potensi sangat besar. Selain karena pertumbuhan ekonomi, perseorangan memiliki potensi daya beli berupa deposito yang sangat besar. Berdasarkan data BI, saldo deposito rupiah milik perorangan per November 2011 mencapai Rp585 triliun. Keinginan melakukan diversifikasi keuangan sangat besar. Studi rutin yang dilakukan oleh sebuah perusahaan sekuritas mengindikasikan penduduk di luar Jawa akan Spend More and Save More.

Peningkatan kemakmuran akan mendorong pola konsumsi dari kebutuhan pokok menuju kebutuhan tersier. Orang mau beli asuransi karena punya uang lebih. Ada pepatah: Dulu tidak ada asuransi yang dibeli, tetapi yang bisa terjual.
Sekarang beda. Dengan potensi market diatas, saya sangat yakin menjual asuransi dan investasi akan lebih gampang dibanding, misalnya, sepuluh tahun yang lalu.
Yang mesti dilakukan adalah edukasi investasi yang terus menerus. Kita mesti membimbing anggota masyarakat untuk berinvestasi dengan benar tepat dan menguntungkan.
Sebagai tahap awal, selain membeli polis asuransi kesehatan, bisa juga membeli unit-linked yang merupakan kombinasi antara asuransi dan investasi.
As always, saya selalu berusia mengerjakan apa yang dikatakan. Alhamdulillah, sejak awal 2012 ini, istri saya Adelina terbuka kesadarannya untuk menjadi agen asuransi.
Adelina, selamat berjuang memberikan solusi investasi dan asuransi terbaik bagi begitu banyak masyarakat Indonesia yang ingin tetap sejahtera di masa yang akan datang.


Reff   Kompasiana

Monday, March 18, 2013

Agen Asuransi jiwa pekerjaan yang mulia

Agen Asuransi jiwa pekerjaan yang mulia

Selamat pagi,siang,sore,malam sobat dimanapun berada,beberapa hari yang lalu,saya mendengar keluhan dari seorang teman yang merasa malu,enggan,takut,dsb untuk menjual asuransi jiwa,sehingga timbul niat saya untuk menuliskan hal ini,semoga setelah membaca ulasan saya ini akan membunuh rasa malu,enggan,takut dan sejenisnya,yang akan menghalangi langkah kita untuk membantu banyak orang untuk memiliki program asuransi jiwa.

Sebelumnya saya mau bertanya dahulu...
Apa sebenarnya yang menjadi motivasi utama kita sehingga menjadi agen asuransi jiwa...?
Berapa besar sebuah motivasi akan memberikan pengaruh positif terhadap diri anda ?

Diawal karirnya sebagai seorang marketer asuransi jiwa,saya yakin bahwa sebagian besar agen asuransi memilih motivasi uang lah yang menghantarkan mereka menjadi agen asuransi jiwa,komisinya besar,bonus,kontes dsb.
Tetapi setelah mereka memahami dengan jelas tentang manfaat pentingnya polis asuransi,saya koq merasa yakin bahwa motivasi uang ini sudah bukan menjadi yang utama,tetapi motivasi sebagai orang yang ingin membantu sebanyak mungkin orang, untuk merencanakan masa depan yang lebih baik,inilah yang menjadi motivasi utamanya.Uang kita butuh...Yes...tetapi dengan banyak membantu orang maka uang akan mengikuti...setujukah sobat...?

Nah..dalam ulasan saya ini terdapat beberapa motivasi peraktis yang erat kaitannya dengan praktek penjualan asuransi yang cerdas, pendekatan prospek yang mengagumkan dan cara mengatasi keberatan prospek. Ini berdasarkan dalam pengalaman-pengalaman nyata seorang pemasar besar Asuransi Jiwa, BERT PALO.

Perhatikan petikan pernyataan dari BERT PALO :
“Menjual asuransi adalah agama,
Menjual asuransi adalah obsesiku,dan Menjual asuransi adalah perang suci. Tidak ada hal lain yang mampu menggantikannya. Oleh karena  itulah saya berusaha keras agar setiap orang memiliki asuransi".
"Terima kasih Tuhan, Kau telah menciptakan aku sebagai Agen Asuransi”.

Bert Palo seorang lulusan dari Ohio State University. Sebelum memulai karirnya dalam bisnis asuransi, dia telah mengajar selama 25 tahun. Barulah pada tahun 1954, ia menjadi agen full time di sebuah perusahaan asuransi jiwa,di Amerika.

Dalam 3 bulan pertama, Bert
Palo berhasil memperoleh penghasilan sebesar $500.000. Setelah melalui masa 6 bulan, ia menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan  yaitu $2,560,000. 
Dalam selang waktu 3 tahun, Bert Palo diperkirakan berpenghasilan sebesar $6 juta dan menjadi salah satu agen asuransi anggota Million Dollar Round Table (MDRT)

Keyakinan Yang Besar

Keyakinan anda terhadap bisnis ini, inilah yang akan membuat anda sehingga anda akan terus bertahan dalam bidang pemasaran. 
Apabila dikaitkan dengan bisnis asuransi yang anda tekuni, maka anda akan memahami dengan baik bagaimana melakukan pendekatan kepada prospek, bagaimana anda berusaha keras menyelesaikan setiap jawaban “Tidak!”. Apabila anda merasa yakin terhadap produk yang anda miliki/anda jual, saya yakin anda dapat memiliki banyak ide untuk melakukannya.

Agen asuransi adalah Pekerjaan Mulia.

mengapa saya berkata demikian...?..mari kita simak lagi lebih lanjut...

Tidak ada hal lain yang mampu menggantikan program asuransi jiwa, itulah keyakinan saya. 
Program Asuransi merupakan satu-satunya instrumen keuangan terbaik yang pernah diciptakan oleh manusia.
Seorang pemasar asuransi jiwa juga melakukan pekerjaan yang paling mulia di dunia ini. Produk yang dijual merupakan yang terbaik yang pernah ada di dunia ini.
Tetapi disisi lain, dia melakukan pekerjaan yang cukup sulit/cukup menjadi tantangan, yaitu meminta orang-orang untuk mengeluarkan  sejumlah uang ratusan ribu bahkan jutaan rupiah hanya untuk mendapatkan selembar kertas (Polis asuransi). 
Agar transaksi penjualan berhasil, merupakan tantangan bagi kita untuk membuat kertas itu menjadi sesuatu yang hidup, bernapas dan benar-benar nyata. Ini bukan pekerjaan yang mudah.Tetapi ini bisa.

Kita harus menjual untuk masa depan,yang kita sendiri tidak pernah tahu masa depan itu kapan persisnya, yang pasti bukan hari ini.
Kita harus menjual rasa aman, kedamaian, kebebasan akan rasa takut, kebebasan atas keinginan. menghilangkan kekhawatiran masa depan dsb.
Intinya,sebagai seorang agen asuransi jiwa adalah :membantu banyak orang untuk mempersiapkan perlindungan secara financial,bagi mereka (nasabah) terhadap kemungkinan resiko yang timbul pada masa yang kan datang.

Selanjutnya,mengapa saya katakan agen asuransi adalah pekerjaan yang mulia,adalah karena,diantara kita, sesama pemasar asuransi bukanlah pesaing bisnis. Kita adalah kolega/rekan,yang senantiasa saling bantu,saling berbagi ilmu,pesaing kita yang sesungguhnya adalah para pemasar produk-produk yang nyata seperti mobil,motor, TV, lemari es dll. Merekalah yang seringkali mengalihkan arus uang yang seharusnya masuk ke dalam asuransi jiwa malah menjadi bentuk yang lain.
Sehingga kita harus melakukan pendekatan dan menjual  melalui hati, agar kita bisa mendapatkan bagian yang memang seharusnya menjadi anggaran untuk asuransi mereka.

Prospek adalah Orang
Dalam bisnis ini tanpa prospek kita mati. Kita tahu rahasia prospecting yang baik adalah berjumpa dengan orang dan dilanjutkan dengan perbincangan.
Agen asuransi menjalin hubungan baik dengan sebanyak mungkin manusia.
Siapapun yang anda jumpai sopir taksi, petugas elevator, pelayan toko atau restoran, selalu ajak bicara tentang asuransi.
Anda meminta mereka untuk membeli asuransi, kemungkinan terburuk nya  adalah mereka menjawab ‘Tidak!”. Pada umumnya diawalnya mereka akan menolak, tetapi menurut hukum rata-rata, beberapa orang dari mereka pasti membeli.




Thursday, February 28, 2013

Rekening Ajaib Asuransi Jiwa

Rekening Ajaib Asuransi Jiwa.

Berbicara mengenai asuransi jiwa,itu artinya kita sedang berbicara masa depan,masa yang akan datang.
Masa depan yang kita maksud disini adalah  jangka pendek 1 tahun kedepan dari sekarang,jangka menengah 3-5 tahun dan jangka panjang 5 tahun sampai seumur hidup.

Kemudian jika kita berbicara masa depan,bisa sepuluh tahun kedepan,lima tahun kedepan,satu tahun satu bulan,minggu  depan atau bahkan besok pun ini sudah termasuk kedalam masa yang kan datang.

Ditinjau dari waktunya maka kebutuhan ini dapat dibagi menjadi 2 bagian.
  • Kebutuhan masa sekarang yaitu : makanan, minuman pakaian,biaya hidup kita sekarang dan lain sebagainya.
  • Kebutuhan masa yang akan datang : termasuk disini adalah kebutuhan untuk biaya anak sekolah,Biaya anak melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi Kuliah,Biaya kesehatan jika suatu saat kita harus dirawat dirumah sakit,Biaya untuk pensiun,(karna tidak selamanya kita mampu bekerja seperti sekarang ini).
Mari kita renungkan lebih dalam,selama ini kita bekerja keras,kita berusaha semaksimal mungkin,kita berjuang dalam berbisnis,berjuang  mencapai karir yang lebih tinggi,,,kebutuhan mana yang sedang kita penuhi...? Sudah tentu kebutuhan jangka panjang bukan???
Karena apa yang kita nikmati sekarang ini adalah hasil dari perjuangan masa lalu.Bagaimana keadaan kita sekarang ini adalah hasil daripada keputusan kita dimasa lalu.
Oleh karena  kondisi kita sekarang adalah hasil dari masa lalu,sekarang pertanyaannya...?mau bagaimana kita nanti dimasa yang kan datang,,,?
Mari kita putuskan disaat sekarang....Setujukah sobat...?

Siapa diantara kita yang dapat dengan pasti mengetahui masa yang akan datang...?Tentu tidak ada,Setiap orang  tidak ada yang bisa mengetahui dengan pasti bagaimana kondisi dimasa yang akan datang.Yang dapat kita lakukan adalah : merencanakan dan memperjuangkan demi masa depan yang lebih baik dari sekarang.

Kita menyadari bahwa hidup ini tidak luput dari yang namanya Resiko hidup.Resiko hidup ini adalah kemungkinan terjadinya hal buruk yang tidak kita harapkan terjadi,atau juga disebut sebagai musibah,seperti sakit,sakit kritis,cacat total,kecelakaan bahkan hingga tutup usia.

Ya... kita patut bersyukur bahwa saat sekarang kita diberikan kesehatan,sehingga kita dapat dan mampu bekerja,dan uang yang kita dapatkan akan kita pergunakan untuk memenuhi segala  kebutuhan hidup dan tentunya sisanya akan kita tabungkan untuk masa depan,termasuk untuk memenuhi segala impian dimasa yang akan datang.
Tetapi sadarkah kita,bahwa uang yang sedang kita tabungkan ini,uang yang sedang kita sisihkan ini,tidak lah aman kondisinya,karena sewaktu-waktu bisa saja resiko buruk terjadi pada saat yang tidak pernah kita harapkan dan tidak pernah kita prediksi,yang akan menghabiskan tabungan kita seketika....Tabungan yang kita tabungkan selama bertahun-tahun bisa saja ludes seketika oleh karena resiko hidup yang terjadi.

Tidak sedikit orang yang menjual aset yang dimilikinya untuk membayar biaya operasi dirumah sakit.Tidak sedikit ibu rumah tangga yang menjual aset nya termasuk rumahnya, untuk memenuhi kebutuhan hidup karena sang pancari nafkah tutup usia.
Jika resiko ini terjadi,maka apa yang terjadi dengan tabungan kita? Bisa habis,lalu bagaimana dengan impian anda dan masa depan anda?Masa depan dimana umur sudah semakin tua,dan semangat bekerja juga sudah menurun.
Apa yang akan terjadi dengan masa pensiun anda nanti?Apakah anda harus menggantungkan hidup kepada anak-anak anda nanti,,,?Ya..kita berharap anak-anak kita nantinya sudah mendapatkan hidup yang mapan.
Jika tidak...?Bagaimana pensiun anda..?apakah anda masih harus tetap bekerja terus sampai usia tua?

Nah disinilah manfaat utama asuransi jiwa.dimana salah satu tujuan asuransi adalah mempersiapkan Dana Pensiun.
Resiko apapun yang terjadi terhadap orang  yang memiliki asuransi jiwa,maka perusahaan asuransi  yang akan menanggung nya,segala kerugian yang terjadi oleh karena resiko hidup ini ditanggung oleh perusahaan asuransi.sehingga rencana pensiun sejahtera anda tetap akan tercapai.

Rekening asuransi jiwa adalah Rekening Ajaib,Ini adalah rekening yang memberikan kompensasi penggantian biaya jika terjadi kerugian yang disebabkan resiko atau musibah buruk,dan dana investasi nya akan berkembang untuk dana masa pensiun nanti.

Asuransi Axa premi murah, 
Asuransi dana pendidikan,
Tips memilih asuransi jiwa
 
























Thursday, February 21, 2013

Manfaat,pentingnya asuransi jiwa bagi masyrakat

Manfaat,pentingnya asuransi jiwa bagi masyrakat :Pada postingan saya sebelumnya,kita telah belajar mengenai bagaimana  pentingnya Asuransi Jiwa bagi setiap individu,Sekarang mari kita lihat bagaimana asuransi jiwa dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara keseluruhan.
Berikut adalah cara cara bagaimana masyarakat dapat mengambil manfaat dari asuransi jiwa:
  • Asuransi jiwa Pengganti program jaring pengaman Sosial pemerintah

Beberapa pemerintah di dunia menyediakan jaring pengaman atau program kesejahteraan sosial untuk mengatasi masalah pengangguran,manusia lanjut usia dan para pengungsi.(untuk di indonesia saat ini program kesejahteraan tersebut belum berlaku)
Jika mayoritas penduduk di negara tersebut memiliki program asuransi jiwa,maka permasalahan kesejahteraan sosial di negara tersebut akan berkurang.
Hal ini memungkinkan pemerintah menggunakan sejumlah dana untuk dialokasikan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan baik.
  • Asuransi jiwa dan stabilitas Masyarakat

Seperti telah kita lihat bersama di topik sebelumnya,yaitu asuransi jiwa dapat meredam rasa cemas tiap individu,terhadap permasalahan keuangan mereka dimasa depan,terhadap kemungkinan kerugian keuangan jika terjadi resiko.Hal ini tentu saja dapat meningkatkan stabilitas perekonomian masyarakat.
Jadi memiliki asuransi jiwa tentunya meningkatkan rasa aman,terhadap kemungkinan terjadi kebangkrutan secara ekonomi,jika musibah atau resiko buruk terjadi.
  • Asuransi jiwa sebagai sebuah sumber keuangan

Perusahaan asuransi jiwa menyediakan dana untuk bisnis-bisnis baru,mereka juga menyalurkan dana bagi pemerintah untuk membiayai pembangunan perumahan,alat-alat pertanian,jalan-jalan dan insfratuktur lainnya yang bersifat jangka panjang.
Jadi sebagai tambahan,selain adanya jaminan jumlah dana,perusahaan-perusahaan juga menawarkan pinjaman.Hal ini dapat anda tekankan ketika anda berusaha menjual asuransi jiwa ke calon nasabah anda.
Untuk mengetahui bagaimana cara menjual asuransi jiwa dengan baik,dapat anda lihat Disini

  • Asuransi jiwa dan lowongan perkerjaan

Asuransi jiwa adalah merupakan bisnis  yang mengkombinasikan banyak keahlian,seperti agen asuransi,pialang,penanggung,(underwriter),akuntan,auditor,dan analis investasi.Dengan demikian bisnis ini membuka lowongan pekejaan bagi ribuan penduduk di negara tersebut.
  • Asuransi jiwa dan tabungan

Diakui atau tidak terkadang sulit bagi kita untuk mempersiapkan dana jangka panjang atau menabung,hal ini jika kita menabung uang di tempat yang sangat mudah untuk menarik dana.
Nah untuk itu,asuransi jiwa adalah salah satu cara menabung untuk kebutuhan dimasa yang akan datang.
Asuransi jiwa merupakan salah satu cara menabung.
Dengan mendorong orang untuk membeli polis asuransi jiwa,secara tidak langsung penanggung/perusahaan asuransi, mendorong mereka untuk berdisiplin untuk mempersiapkan kebutuhan dana jangka panjang mereka.
Pananggung/perusahaan asuransi  juga membantu menyalurkan dana tabungan untuk investasi dalam negeri.
  • Asuransi jiwa untuk kebahagian masyarakat 

Masyrakat yang bahagia,akan membentuk individu yang bahagia,dan sebaliknya.Asuransi  jiwa berusaha keras untuk menciptakan hal tersebut.
Dengan memberikan kompensasi keuangan jika seorang individu mengalami resiko maka masalah kebangkrutan keuangan oleh karena resiko tersebut dapat teratasi.

Refe Buku panduan sertifikasi AAJI






asuransi jiwa,asuransi terbaik,asuransi jiwa terbaik,asuransi indonesia,asuransi terbaik di indonesia,asuransi di indonesia,commonwealth asuransi,asuransi syariah,asuransi allianz


Sunday, February 17, 2013

Defenisi Produk Asuransi Jiwa

Defenisi Produk Asuransi Jiwa :

Produk Asuransi Jiwa  adalah: Janji yang tertulis didalam polis asuransi yang dibuat oleh penanggung /Perusahaan Asuransi Jiwa kepada tertanggung untuk memberikan kompensasi keuangan apabila suatu resiko/musibah terjadi kepada tertanggung.

Penanggung (perusahaan Asuransi) menawarkan berbagai produk yang sesuai dengan kebutuhan tertanggung/calon nasabah.

Asuransi jiwa terdiri atas beberapa produk,masing-masing produk memiliki manfaat yang berbeda-beda,guna melayani berbagai macam kebutuhan dan kemampuan nasabah.

Berikut berbagai Jenis asuransi jiwa menurut AAJI.(Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia) :

Asuransi Jiwa Tradisional

  1. Asuransi jiwa berjangka (Term)
Ciri khas ini terletak pada proteksi maksimum dengan preminya yang relatif rendah. oleh karena  itu, jenis produk ini menarik bagi calon tertanggung yang mempunyai kebutuhan asuransi besar, namun daya belinya terbatas.

Siapa yang cocok dengan polis ini?

  • Calon pemegang polis yang ingin memproteksi masa depan anaknya.
  • Calon pemegang polis yang baru meniti karier.

2. Asuransi jiwa seumur hidup (Whole life)
Ciri khas asuransi ini adalah jenis dasar asuransi jiwa permanen yang memberi proteksi asuransi seumur hidup.

Siapa yang cocok dengan produk ini?
  • Calon pemegang polis yang ingin memiliki proteksi jiwa sekaligus menghasilkan dana tabungan yang dapat dipakai untuk kebutuhan darurat.
  • Calon pemegang polis yang membutuhkan proteksi penghasilan permanen (biaya tagihan rumah sakit).
  • Calon pemegang polis yang ingin mendapat sejumlah pertumbuhan modal investasi.

3. Asuransi jiwa dwiguna (Endowment)
Ciri khas asuransi ini adalah proteksi yang memberikan jumlah uang pertanggungan saat tertanggung meninggal dalam periode tertentu, dan sekaligus memberikan seluruh uang pertanggungan jika ia masih hidup pada masa akhir pertanggungan.

Karena memberikan dua manfaat, asuransi ini disebut Dwiguna.Produk ini berguna bagi calon pemegang polis yang ingin terlindung dari dampak keuangan karena kematian dini.

Siapa yang cocok dengan produk ini?
  • Calon pemegang polis yang memerlukan dana bagi pendidikan anak.
  • Calon pemegang polis yang ingin memiliki sejumlah dana untuk kebutuhan di masa depan.
  • Calon pemegang polis yang ingin memiliki dana pensiun.

Asuransi Jiwa Unit Link


a). Asuransi Jiwa Unit Link Single (Premi Tunggal)

Ciri khas Asuransi Jiwa Unit Link Single (Premi Tunggal) adalah premi yang dibayarkan secara sekaligus atau lump sum. Biasanya premi tunggal diinginkan oleh calon pemegang polis yang ingin berinvestasi jangka panjang. Siapa yang cocok dengan produk ini?
  • Calon pemegang polis yang suka berinvestasi jangka panjang
  • Calon pemegang polis yang memiliki kelebihan uang (idle money) dan bermaksud meningkatkan kekayaannya.

b). Asuransi Jiwa Unit Link Regular (Premi Berkala)

Ciri khas Asuransi Jiwa Unit Link Regular (Premi Berkala) adalah juga merupakan investasi jangka panjang, di mana di dalam polis diatur cara pembayarannya, yaitu dilakukan secara berkala atau regular. Unit dibeli begitu premi diterima.

Siapa yang cocok dengan produk ini:
  • Calon pemegang polis yang lebih memilih untuk bermain di proteksi
  • Calon pemegang polis yang suka bermain di investasi tetapi tetap ingin diproteksi
  • Calon pemegang polis yang masih bekerja dan ingin menyiapkan tabungan.
Demikian beberapa jenis asuransi jiwa,masing-masing memiliki beberapa kelebihan dan kekurangannya.Dan semua jenis ini adalah baik sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan anda membeli asuransi itu sendiri.
" Mari Berasuransi "



Tentang Asuransi jiwa,Perusahaan Asuransi,makalah asuransi kesehatan,asuransi bumi putera,tentang asuransi,asuransi umum,artikel asuransi,arti Asuransi Jiwa,Defenisi Asuransi jiwa.

Wednesday, December 12, 2012

Saya tidak membutuhkan asuransi

Saya tidak membutuhkan asuransi : Sobat..pembaca setia Citra maniezs...barang kali anda juga pernah menghadapi calon nasabah yang menolak membeli asuransi dari anda,dengan alasan/keberatan tidak membutuhkan asuransi jiwa.
Sebenarnya cara menangani keberatan seperti ini sudah pernah kita bahas pada postingan saya sebelumnya.
Nah...sekarang ini adalah tambahan yang menurut saya cukup jitu untuk menggugah hati para calon nasabah yang mengatakan demikian.
Ada 2 hal yang menyebabkan calon nasabah berkata tidak membutuhakan asuransi jiwa.
  1. Apakah mereka tidak membutuhkan asuransi jiwa oleh karena mereka belum MEMAHAMI PROGRAMNYA?.
  2. Apakah mereka tidak membutuhkan asuransi jiwa ,hanya ALASAN SAJA,agar anda tidak menawarkan nya lagi.
Kalau mereka mengatakan tidak butuh oleh karena mereka tidak paham dengan programnya.Maka anda perlu tinjau ulang presentasi anda.
Bila perlu anda ulang kembali presentasi anda sampai mereka (calon nasabah) benar-benar memahami produk yang anda tawarkan.Sehingga dengan memahami lebih baik maka kebutuhan terhadap produk asuransi akan timbul.

Tetapi jika mereka mengatakan tidak butuh asuransi jiwa,hanya alasan saja maka tehnik berikut boleh anda praktekkan.

Jika nasabah mengatakan "Sekarang saya tidak membutuhkan asuransi"
Cara handling :
Saya setuju dengan anda bapak/ibu...Sama saya juga sama seperti anda,bahwa anda dan saya sekarang tidak membutuhkan asuransi jiwa ini.
Dan saya yakin tidak ada orang yang mau membutuhkan untuk menggunakan  asuransi.
Meskipun mereka yang telah memiliki polis asuransi,mereka juga sama seperti kita tidak akan ingin membutuhkan untuk menggunakan asuransi.

Menurut anda siapa yang membutuhkan asuransi ...?
hanya orang-orang yang terbaring dirumah sakit,oleh sakit/atau sakit kritis,merekalah yang membutuhkan  polis asuransi ini.
Atau orang yang telah menderita cacat tetap,merekalah yang membutuhkan polis asuransi ini.
Itupun menurut saya mereka tidak ingin membutuhkan untuk menggunakan polis asuransi yang mereka miliki,tetapi biaya perawatan yang begitu mahal,inilah yang memaksa mereka untuk menggunakannya.

Saya setuju anda tidak membutuhkan polis asuransi ini sekarang...karena jika sekarang anda  membutuhkannya,maka tidak mungkin saya menawarkannya.
Tidak mungkin perusahaan asuransi,menawarkan asuransi kebakaran kepada pemilik rumah yang sedang terbakar. 
Sama seperti asuransi jiwa,tidak akan ada perusahaan asuransi yang mau menawarkan polis asuransi kepada orang yang sedang terbaring dirumah sakit.

Apakah anda akan menunggu sampai anda membutuhkannya,lalu kemudian anda mau memilikinya...?
Jika demikian sudah terlambat bagi saya untuk membantu anda memilikinya.
Karena Polis asuransi dimiliki sebelum dibutuhkan.

Lagipula asuransi jiwa ini bukan dibutuhkan oleh anda sang pencari nafkah...tetapi mereka yang ada dibelakang nada sekarang,mereka yang menggantungkan hidupnya kepada anda,merekalah yang sebenarnya membutuhkan asuransi ini.
Dengan memiliki polis asuransi jiwa ini,itu artinya anda melakukan bukan untuk diri anda tetapi untuk orang-orang yang ada dibelakang anda,mereka yang anda cintai..yaitu keluarga anda sendiri...

mari bapak ibu saya akan bantu anda untuk memilikinya sekarang sebelum tiba waktunya anda membutuhkannya..
Anda akan setorkan preminya tunai kepada saya atau transfer ke nomor rekening kantor ini....sekarang?
Lagi pula ada keuntungan lebih,bagi anda jika memutuskan membeli asuransi jiwa ini sekarang.... oya...apa itu...?
Yaitu adalah ucapan "SELAMAT" dari saya....hehehehee...
"SELAMAT" bagi anda karena telah memberikan hal yang terbaik dan bijaksana bagi anda dan keluarga untuk masa yang akan datang...

Demikian sobat cara handling terhadap orang yang tidak membutuhka asuransi...
semoga bermanfaat dan good luck













Friday, November 30, 2012

Keuntungan program asuransi pendidikan anak

Keuntungan program asuransi pendidikan anak:Salam sobat setia Citra Maniezs,semoga dalam keadaan sehat selalu.
Kali ini kita akan mengulas tentang program asuransi pendidikan anak.
Berbagai macam jenis investasi untuk menyiapkan biaya pendidikan anak ada yang memilih  jenis investasi dengan membeli properti sebagai investasi untuk biaya anak kuliah,ada yang membeli tanah,ada juga   yang investasi dengan membeli logam mulia dsb.Tetapi ada juga sebagian orang yang memilih dengan membeli asuransi pendidikan anak.
Semua ini tujuannya adalah untuk masa depan ketika anak membutuhkan biaya untuk melanjutkan kuliah,dananya sudah tersedia.
Nah kali ini kita akan membahas tentang Asuransi pendidikan.
Asuransi pendidkan anak ini dapat menyediakan biaya pendidikan mulai SD, SMP, SMU, hingga Universitas.
Untuk mendapatkan tanggungan biaya, Anda harus membayar premi yang besarnya bisa ditentukan sesuai keinginan Anda. Semakin besar uang pertanggungan yang ingin didapat, semakin besar biaya premi yang harus dibayarkan. Jenis asuransi ini bisa cair (cash) per termin, misalnya, ketika anak harus masuk SD, SMP, SMA dan Universitas.
Sebagai ilustrasi: uang pertanggungan (UP) Rp 100 juta dan premi yang harus dibayar per tahun sekitar Rp 8 juta. Salah satu penyedia jasa asuransi akan mengeluarkan biaya asuransi pedidikan setiap kali anak masuk sekolah, dengan ketentuan sebagai berikut: SD 10 persen dari UP atau Rp 10 juta; SMP 15 persen dari UP atau Rp 15 juta; SMA 25 persen dari UP atau Rp 25 juta; Universitas 50 persen dari UP atau Rp 50 juta.

Setelah kontrak selesai biasanya ketika anak berusia 21, akan keluar dana cash 100 persen dr UP atau Rp 100 juta. Total biaya yang bisa didapat adalah 250 persen dari UP.

Kelebihan dari asuransi pendidikan di antaranya:
* Premi hanya dibayar selama 10 tahun. Setelah itu bebas premi namun anak masih mendapat biaya pendidikan sampai selesai.
* Bisa mendapatkan biaya pendidikan per tahapan sekolah.
* Ketika orangtua terkena musibah misalnya cacat total,baik yang disebabkan penyakit ataupun oleh karena kecelakaan,tentunya sudah tidak bisa bekerja seperti biasa,padahal baru membayar premi selama tiga tahun, maka selanjutnya bebas bayar premi sementara pertanggungan akan jalan terus.
Kelebihan lain adalah menyediakan biaya kesehatan untuk orang tua sang tulang punggung pencari nafkah.Mulai dari tersedianya biaya ketika dirawat inap  di rumah sakit,kemudian biaya uang pertanggungan jika terkena resiko sakit kritis,kemudian biaya uang pertanggungan jika terkena resiko cacat total hingga tutup usia.
Hal-hal inilah yang menjadi kelebihan/keuntungan dari menabung dengan membeli asuransi pendidikan anak,yang tidak dimiliki oleh investasi di bidang yang lain.bahkan dideposito sekalipun.
Sehingga dengan menabung membeli asuransi pendidikan anak,itu artinya anda telah menyediakan biaya yang terjamin untuk putra-putri tercinta,walau apapun yang terjadi kepada orang tua sang pencari nafkah.
Tentu tujuan/cita-cita sang orang tua adalah menyediakan biaya yang cukup kelak ketika waktunya anak akan melanjutkan ke universitas.
Dengan memiliki asuransi pendidikan anak ini,nantinya ketika sang anak akan melanjutkan kuliah,anda cukup katakan:Nak...sekarang kamu tinggal pilih,mau melanjutkan kuliah dimana?singapura,USA,Ingris atau Jerman?.Kami sebagai orang tua sudah siap dengan biayanya...amin....





Asuransi pendidikan,perusahaan asuransi,asuransi jiwa,agen asuransi,premi asuransi,program asuransi,bisnis asuransi,klaim asuransi,pertanggungan,rumah sakit,cacat total,biaya rumah sakit,kecewa asuransi,asuransi jiwa,asuransi umum,asuransi penipu,asuransi kesehatan,telemarketing,jual asuransi,jamsostek,axa,axa mandiri,prudential,bumi putra,sinar mas,allianz,jamsostek,cigna,wana arta,berita asuransi,asuransi TKI,keuntungan asuransi,manfaat asuransi,asuransi pemaksa,jual asuransi,cara memilih asuransi,cara jual asuransi,asuransi mobil,bank insurance,kartu asuransi,kesehatan,agen,polis,medicare,asuransi unit link,asuransi traditional,dana pensiun,asuransi,asuransi kendaraan.


















Sunday, November 25, 2012

Hal-hal yang harus di hindari seorang agen asuransi

Hal-hal yang harus di hindari seorang agen asuransi jiwa:Menjadi seorang agen asuransi jiwa memberikan sangat banyak pelajaran berharga dalam menghadapi banyak orang.Bertemu dengan banyak karakter dan sifat manusia.
Ada orang yang dengan baik dan tulus menerima kedatangan seorang agen asuransi,ada orang yang menerima dengan terpaksa,ada yang menghindar jika mengetahui kedatangan agen asuransi,tetapi ada juga yang dengan terang-terangan menolak dengan keras terhadap agen asuransi.Beragam tipe/karakter manusia tentunya menjadi tangtangan tersendiri bagi anda sebagai agen asuransi yang profesional.Untuk belajar mengenai cara menghadapi berbagai tipe/karakter calon nasabah dapat anda lihat disini.
Untuk menghadapi berbagai tipe/karakter calon nasabah ini tentunya sebagai agen asuransi anda telah dibekali dengan pelatihan-pelatihan yang di adakan oleh masing-masing perusahaan asuransi.Sehingga anda akan mampu berhadapan dengan ribuan jenis karakter manusia.Disini lah seni dan asyik nya menjadi agen asuransi .Berikut adalah beberapa hal penting yang harus anda hindari dalam menjual asuransi.
  • Diawali dari telephon membuat janji ketemu.Hindari bercerita program ketika menelephon membuat janji ketemu dengan calon nasabah,sekalipun calon nasabah anda bertanya tentang program,tetapi anda tidak boleh terpancing untuk menceritakan program,karena tujuan anda menelephon adalah untuk menetapkan jadwal untuk bertemu.Selain itu untuk memberikan sedikit rasa penasaran kepada calon nasabah sehingga calon nasabah  bersedia untuk bertemu jika ingin mengetahui lebih tentang apa yang akan anda jelaskan.
  • Hindari kebiasaan jam karet...misalnya:Jika janji ketemu telah ditetapkan pukul 14.00 wib,usahakan anda tepat waktu,atau lebih awal sekitar 15 menit.Ini memberikan kesan bahwa anda adalah orang yang dapat dipercaya,dan tepat waktu.Sehingga calon nasabah  akan merasa bahwa mereka sedang berhadapan dengan orang yang berkomitmen tinggi,dan dapat dipercaya.Keterlambatan seorang agen terhadap janji yang telah disetujui akan memberikan kesan negatif terhadap calon nasabah,tetapi calon nasabah tidak akan mengungkapkannya kepada anda.
  • Hindari raut wajah yang kurang bersahabat,jika anda sedang mengalami masalah,kalau bisa lupakan sejenak masalah tersebut.Tetapi jika masalah itu menjadi penghalang dan anda tidak dapat melupakannya sejenak,lebih baik anda memilih istirahat untuk kemudian dapat bekerja dengan baik kembali.Berhenti sejenak tetapi kemudian berlari ini lebih baik daripada anda memaksakan tetap berjalan dengan hati yang terpaksa.
  • Hindari penampilan yang tidak profesional,usahakan penampilan anda rapih,karena anda adalah duta dari perusahaan anda sendiri.Anda adalah cermin dari perusahaan.
  • Hindari kebiasaan merokok di hadapan calon nasabah,sekalipun sang calon nasabah anda adalah seorang perokok dan sedang merokok,hal ini lebih kepada sopan-santun anda sebagai tamu di hadapan calon nasabah tersebut.
  • Hindari menunjuk dengan jari tangan ketika proses presentasi terjadi,Usahakan menggunakan alat penunjuk,misalnya bolpoint dan sebagainya,agar terlihat lebih sopan dan profesional.
  • Hindari menggunakan kata-kata yang sifatnya lemah ketika anda sedang presentasi,karena akan membuat calon nasabah anda ragu terhadap anda,dan terhadap produk anda.misalnya:Mungkin,barangkali,bisa jadi dsb.Tetapi berikan keyakinan dan kepastian,ini akan menunjukan bahwa anda memang experts dibidang asuransi.
  • Hindari menjelek-jelekan produk kompetitor dalam proses presentasi anda,sekalipun calon nasabah pernah merasa dirugikan oleh produk lain,tetapi anda sebagai agen yang profesional tidak boleh terpancing untuk turut serta menjelekkan produk pesaing anda.Anda cukup sebagai pendengar setia terhadap apa yang pernah mereka alami,dan berikan rasa empati kepada calon nasabah.Kemudian yakinkan calon nasabah anda bahwa produk yang anda presentasikan ini adalah hal yang berbeda dengan apa yang pernah mereka alami.
  • Hindari membantah secara langsung dengan keberatan-keberatan yang timbul dari calon nasabah,Ingat...bahwa keberatan itu timbul oleh karena mereka ada minat terhadap produk anda,sehingga mereka mengeluarkan keberatan,dan ini adalah sinyal bahwa anda akan menutup penjualan(Closing).Lakukan menangani keberatan dengan cara yang profesional seperti yang telah kita bahas pada tulisan saya sebelumnya,atau anda boleh lihat disini.
  • Hindari menjual terlalu memaksa,biarkan semua berjalan sesuai proses,tugas anda adalah menjelaskan dengan jelas,tuntas dan transparan.Kemudian anda akan memberikan solusi yang terbaik,sesuai kebutuhan calon nasabah.Semakin anda memaksa akan membuat calon nasabah semakin membentengi diri untuk tidak membeli.Posisi anda adalah sebagi Mitra,sebagai Konsultan dan sebagai Problem solver (pemberi solusi terhadap masalah).
  • Hindari menjual dengan menjanjikan diskon...hal ini akan memberikan kesan yang kurang baik terhadap anda sebagai agen yang profesional.
  • Hindari menjual dengan menjanjikan hadiah,tetapi menjuallah dengan meningkatkan kebutuhan calon nasabah terhadap produk asuransi anda.Produk asuransi dibeli bukan karena diskon atau hadiah tetapi karena mereka sadar terhadap resiko dan ketidakpastian yang mungkin terjadi,dan masa depan.
  • Hindari menjual dengan memelas.Masih ada beberapa agen yang menjual dengan cara memelas,kurang target,atau ingin mencapai sesuatu dan sebagainya.Ini akan menjatuhkan kredibilitas anda di hadapan calon nasabah.
  • Hindari menjual yang tidak transparan,tetapi jelaskan semua secara jelas dan benar,sehingga di kemudian hari anda tidak akan menjadi sasaran kekecewaan nasabah,akibat ketidakpahaman secara detil dari calon nasabah anda.
  • Terakhir merawat nasabah adalah kunci sukses seorang agen asuransi...karena anda akan mendapatkan nilai positif dari nasabah anda sendiri dan tanpa anda sadari anda akan dipromosikan kepada teman,kerabat mereka,sehingga pasar anda semakin luas.Untuk itu berikan pelayanan yang terbaik kepada setiap nasabah anda.Sehingga referensi dari nasabah akan mengalir sekalipun anda tidak memintanya.
Demikian sobat,beberapa hal yang umum terjadi dan harus dihindari dalam melakukan penjualan polis asuransi,terutama asuransi jiwa.Semoga bermanfaat dan good luck.





Asuransi,Asuransi jiwa ,Menjual asuransi,Membeli asuransi,Memasarkan asuransi,Premi asuransi,Perusahaan asuransi, Agen asuransi,Macam Polis asuransi,Pertanggungan asuransi,Klaim asuransi,Menawarkan asuransi,Kecewa asuransi,Jenis asuransi,Asuransi penipu,Asuransi Telemarketing,Asuransi haram,Bisnis asuransi,Closing,Target,Bisnis asuransi,Presentasi Keberatan nasabah,Customer,Klien,Nasabah,Fact finding,Tabungan asuransi,,Meminta referensi,Created the need,Komisi asuransi,Asuransi umum, Saham,investasi,Kesehatan,Rumah sakit,Sakit kritis,Meninggal dunia,Cacat total,Ujian AAJI,Resiko hidup,Keuntungan asuransi,Polis lapse,Training asuransi,Lisensi asuransi,AAJI, Telemarketing,Asuransi murah,Asuransi kecelakaan,Manfaat polis asuransi,Worksite,Setoran,Group selling,Penjualan,Asuransi terbaik,Tehnik menjual, Operasi,Prospek,Strategi menjual,Produk asuransi,Ahli waris,strategi marketing,Group asuransi,Karyawan,Keuntungan asuransi,Pendidikan,Pensiun,,Pendekatan kepada calon nasabah,Cara mudah menjual,Sales asuransi.Risk Basic Capital (RBC),Found manager,Equity,Syariah,Rahasia asuransi,Rumah sakit,Medical cek up.Uang pertanggungan,Layanan asuransi,After sales servis.Masyarakat,



Menjual asuransi jiwa 7 menit

Menjual asuransi jiwa 7 menit:Salam sobat...kali ini kita akan membahas bagaimana cara menjual asuransi jiwa dengan cara yang sangat efektif,cepat,tepat dan maksimal.Sesuai judul artikel ini,menjual asuransi jiwa 7 menit...artinya tidaklah pas tujuh menit,ya mungkin 10 menit,tergantung dari anda yang menjelaskannya,bukankah setiap kita memiliki cara dan gaya komunikasi yang berbeda...?,nah dsini perbedaannya.
Tetapi istilah ini saya pake tujuh menit karena memang tidak membutuhkan waktu lama untuk menjelaskannya,dan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan calon nasabah,dan mudah dipahami.
Tanpa berniat menggurui sobat,tetapi ini adalah kisah nyata (tetapi nama ini adalah nama samaran) ,dan murni niat hanya ingin berbagi dengan teman-teman sekalian,semoga ini bisa menjadi inspirasi dan referensi untuk teman-teman sekalian.
Sebagai catatan cara seperti ini cocok anda praktekan dengan orang yang sudah anda kenal dan anda pun sudah dikenal oleh prospek tsb (sudah saling kenal),sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk pendekatan dan fact finding,karena anda telah mengetahui kondisi prospek itu sendiri.Berikut proses presentasinya.
Agen :( proses basa-basi sudah selesai), "Pak Ali...Kalau saya sebutkan beberapa pilihan berikut:Kesehatan,Pendidikan anak,Masa depan yang Terjamin.manakah menurut bapak yang lebih penting dan lebih utama dari ketiga hal tersebut?
Pak Ali :Ya... ketiga-tiga nya sangat penting dan utama...
Agen :Betul pak Ali,tetapi maksud saya kalau harus mengutamakan salah satu dulu,mana menurut bapak yang lebih penting dari ketiganya?
Pak Ali :Ya sudah tentu kesehatan dong...
Agen :Saya setuju pak Ali,karena dengan kesehatan yang kita miliki maka kita akan dapat mewujudkan dua hal berikutnya bukan?
Pak Ali :Ya betul...
Agen :Pak Ali...Saya yakin bahwa orang seperti bapak tentunya memiliki tabungan,kalau saya boleh bertanya,Selama ini bapak menabung dimana?
Pak Ali :Ya ada sich sedikit...saya menabung di.........?(terserah mereka menabung        dimana itu tidak menjadi poin penting)
Agen :Baik pak...Kalau saya boleh bertanya pak,tujuan bapak menabung itu sebenarnya apa pak?
Pak Ali :Ya...tentunya  banyak tujuannya...
Agen : baik pak,apakah bapak juga memiliki tabungan jaga-jaga...?maksud saya tabungan untuk hal-hal yang tidak terduga,contohnya tiba-tiba sakit dan masuk rumah sakit dsb?
Pak Ali :Ya...tentunya ada lah...karena kita tidak tau apa yang kan terjadi kedepannya.
Agen :Saya setuju pak,bapak adalah orang yang sangat perhatian terhadap masa depan keluarga.
Maafkan saya kalau terlalu kecil pak,kalau saya sebutkan angka 500 juta untuk tabungan jaga-jaga kesehatan yang bapak miliki apakah demikian pak?
Pak Ali :wach..itu terlalu besar...sebenarnya ada apa yach...ini tujuannya apa?(calon nasabaha masih belum menyadari maksud dan tujuan anda)
Agen :Nanti saya akan jelaskan pak....sekarang tujuan saya adalah baik,untuk memastikan apakah bapak telah memiliki pilar yang kokoh sesuai menurut apa yang telah saya pelajari.Kalau 500 juta bapak katakan tadi terlalu besar,barangkali sekitar angka 250 juta adalah tabugan jaga-jaganya pak?
Pak Ali :Ya...kira-kira begitulah....
Agen :Baik pak,Bapak telah memiliki pilar keuangan yang menurut saya cukup saat ini,Artinya ini adalah tabungan yang tentunya tidak boleh di ganggu karena untuk jaga-jaga bukan?
Pak Ali :ya kira-kira begitu lah...
Agen :Pak Ali,kalau saya punya sebuah konsep,bapak akan memiliki tabungan jaga-jaga senilai 250 juta bahkan lebih,tetapi bapak tidak harus menabungkan uang bapak sebesar itu dan bapak dapat menggunakan sisanya untuk menambah usaha bapak,apakah bapak berminat untuk memilikinya?
Pak Ali :Tabungan apa itu...?
Agen :baik pak saya akan menjelaskan konsep tabungannya,tetapi jika konsep ini bagus apakah bapak akan berminat?
Pak Ali :Ya boleh ...lihat dulu bagaimana konsepnya...
Saatnya anda masuk ke program yang akan anda jual...Posisi calon nasabah sudah di isolasi (sudah terkunci) sehingga anda tidak akan banyak menghadapi keberatan (handling objection).
Jika anda menjelaskan dengan baik,dengan yakin,tulus dan dapat dimengerti maka akan lebih mudah untuk menutup penjualan (closing).Demikian sobat sedikit berbagi ide menjual asuransi dengan cepat,tepat dan efektif waktu.semoga bermanfaat.selamat berjuang.salam.........Citra maniezs












Saturday, November 24, 2012

Bingung membeli asuransi lewat agen atau bank?

Bingung membeli asuransi lewat agen atau bank?:Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat kita akan pentingnya berasuransi ini adalah merupakan kabar baik terhadap pertumbuhan industri asuransi di indonesia,tentunya juga kabar baik demi terciptanya jaminan akan masa depan yang lebih baik terhadap nasabah asuransi itu sendiri.Masing-masing perusahaan asuransi melakukan terobosan-terobosan baru baik dari segi pelayanan,jenis program dan cara pemasarannya.
Cara pemasaran yang dilakukanpun berbagai cara dan bermacam jalur,ada yang menjual dengan langsung ketemu calon nasabah melalui agen,ada juga bekerjasama dengan perbankan,atau juga telemarketing.Ini semua tujuannya adalah memudahkan calon nasabah untuk mendapatkan asuransi yang mereka inginkan.Seiring dengan semakin maraknya para marketing asuransi dengan jalur penjualan yang berbeda-beda ini menimbulkan kebingung terhadap nasabah itu sendiri Untuk memilih jalur membeli asuransi.Apakah harus membeli asuransi melalui jalur bank,telemarketing atau melalui agen?...
Membeli asuransi dengan jalur bank dan telemarketing ,sang nasabah dihubungi lewat telepon dan menjelaskan jenis asuransi yang di tawarkan.
Menurut Direktur Eksekutif AAJI (Assosiasi Asuransi Jiwa Indonesia) Benny Waworuntu,jika memilih Jalur distribusi non agen ini lebih tepat jika calon nasabah berniat membeli asuransi yang melekat dengan produk perbankan, seperti deposito, tabungan pendidikan, tabungan berjangka ataupun pembiayaan.
Khusus jalur agen,yaitu membeli asuransi secara langsung melalui agen,sudah tentu memberikan kesempatan kepada sang calon nasabah untuk memastikan lisensi dari agen tersebut,Pastikan apakah lisensi agen itu masih berlaku atau tidak,agar secara hukum dapat dipertanggungjawabkan,juga medapatkan penjelasan secara detil (mempelajari) tentang program yang sesuai dengan kebutuhan calon nasabah tersebut,bagaimana programnya,apa saja keuntungan dan manfaatnya,berapa besaran premi yang sesuai dan sebagainya.
Satu hal yang paling penting adalah pelayanan,sebagai agen yang telah menjual produk asuransi sudah seharusnya juga memberikan pelayanan kepada nasabah tersebut.karena sebagian besar nasabah masih awam terhadap yang namaya klaim.
Namun sebelum membeli produk asuransi ini dan memutuskan untuk memilih distribusinya, yang terpenting adalah memilih perusahaan asuransi yang tepat. Karena sebagus-bagusnya agen, kalau perusahaannya bangkrut, yang membayar klaim adalah perusahaan bukan agennya.
Namun demikian dari data AAJI, saat ini jalur non agen khususnya bank sudah menjadi kontributor terbesar dalam penyumbang premi, dibanding agen. Berdasarkan data AAJI kuartal II-2012, total premi yang masuk Rp 49,65 triliun. 
Jalur bank mengontribusikan Rp 20,1 triliun. Sementara dari agen Rp 19,5 triliun. Sisanya dari telemarketing Rp 1 triliun dan Rp 9 triliun dari saluran distribusi lainnya.
"Ini merupakan sejarah baru bagi bisnis bancassurance (asuransi melalui bank). Selama ini jalur dari agen selalu mendominasi," tambah Benny.
Padahal jumlah agen selalu bertambah setiap tahunnya. Di periode yang sama, jumlah agen mencapai 308.229 orang atau meningkat 43,2 persen dibanding tahun semester I-2011 sebesar 215.304 orang.
"Meski jalur dari bank semakin kuat, keagenan akan menjadi tulang punggung bagi industri asuransi jiwa sampai akhir tahun," tambahnya














Wednesday, November 14, 2012

Menjual asuransi dengan cara yang berbeda

Menjual asuransi dengan cara yang berbeda:Selamat dan semangat pagi sobat setia Citramaniezs.Selamat Tahun baru 1 muharam 1434 H.Semoga kita semua diberikan keberkahan yang semakin berlimpah.aminnn...Kali ini kita ketemu lagi dalam suasana selalu sehat tentunya.
Baik kita langsung saja,Kali ini kita membahas bagaimana cara menjual asuransi jiwa dengan cara yang berbeda dengan orang lain pada umumnya.
Seperti kita pernah bahas pada tulisan saya sebelumnya,bahwa sesungguhnya setiap orang membutuhkan asuransi jiwa,Tetapi tidak semua orang mau membeli asuransi jiwa,menurut saya bukan karena mereka tidak membutuhkan asuransi,tetapi karena  agen dalam melakukan pendekatan yang kurang menyentuh kepada sang calon nasabah tersebut,disamping kurang terciptanya kebutuhan akan asuransi jiwa.
Ini adalah tugas kita sebagai agen asuransi jiwa yang profesional.
Banyak orang mengatakan bahwa mereka tidak membutuhkan asuransi jiwa.Pertanyaannya adalah mengapa mereka tidak membutuhkan...?
Jika kita sebagai agen asuransi mampu melakukan pendekatan dengan baik,dan membuat bahwa polis ini dibutuhkan seperti mereka membutuhkan  beras (kebutuhan pokok) bagi calon nasabah apakah mereka akan menolak untuk membelinya? tentu tidak bukan...? Nah disini lah kita dituntut untuk selalu berinovasi dalam melakukan tugas mulia menjual polis asuransi jiwa ini.
Dengan harapan setiap orang memiliki polis asuransi jiwa sehingga mereka memiliki masa depan yang lebih  terjamin dsb.
Saya punya teman,yang sukses dibidang penjualan polis asuransi jiwa.Beliau berbagi cerita ketika menjual polis asuransi yang menurut saya angkanya cukup fantastis,dan ini lah awal bagi beliau untuk memulai mewujudkan satu persatu impiannya.Sekarang posisinya adalah Agency Manager disalah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di indonesia.
Beliau seorang ibu dari dua orang anak yang masih kecil  sekitar kelas 4 SD dan yang bungsu usianya 5 tahun.Suaminya telah meninggal sekitar 3 thn lalu.
Menjadi singel parent yang harus memenuhi segala kebutuhan tanpa suami,menjadikan ibu agen asuransi ini berjuang,tanpa kenal lelah,pantang menyerah.
Beliau bercerita ketika memulai prospek dengan seorang ibu,katakanlah Ibu wati (bukan nama sebenarnya).
Seperti biasa pendekatan dilakukan,fact finding secara maksimal,kemudian menciptakan kebutuhan Created the need.apakah ibu wati langsung membeli...?  Belum...ibu wati belum membeli,ternyata ibu wati ini telah memiliki banyak polis asuransi jiwa,bahkan  telah memiliki investasi yang lumayan besar di salah satu perusahaan asuransi jiwa.Tetapi hal ini tidak menyurutkan mental ibu agen ini untuk melakukan penjualan kepada ibu wati tersebut.
Berselang sekitar 3 hari ibu agent ini kembali berkunjung kepada ibu wati,sekedar silaturahmi dan tidak terlalu membahas tentang asuransi.ngobrol ngalor ngidul kesana kemari,tujuannya adalah memperdalam fact finding.Dan disini juga ibu agen bercerita tentang masa lalu pribadinya,mengapa sekarang ia menjadi agen asuransi jiwa.
Dulu ketika suaminya masih ada,kehidupan ibu agen ini boleh dikatakan cukup,tidak perlu bekerja,hanya mengurus anak dirumah,suami yang bekerja.Sekitar 3 tahun yang lalu suaminya menderita penyakit,yang membutuhkan banyak biaya untuk pengobatan,sementara polis asuransi jiwa tidak ada.Apa yang terjadi...? Mau tidak mau suka tidak suka harta yang ada satu persatu di jual untuk pengobatan.
Sampai semua harta habis,bahkan rumahpun terjual,tetapi sayang sang suami tetap tidak sembuh,sampai pada akhirnya sang suami meninggal dunia.
Ibu agen ini bukan hanya kehilangan sang suami yang sangat di cintai,tetapi ia juga kehilangan penghasilan yang biasanya setiap bulan ada dan mencukupi tetapi sekarang menjadi tidak ada sama sekali.Sementara hidup harus terus berjalan dan sang anak akan semakin membutuhkan banyak biaya.Hal inilah yang membuat beliau harus bekerja sekarang,Dan beliau tidak ingin apa yang menimpa dirinya terjadi kepada orang lain. Lho kenapa bekerja menjadi agen asuransi jiwa? ya...karena di usianya yang sekarang ini belum tentu dapat diterima bekerja di perusahaan.
Panjang lebar ibu agen ini bercerita hingga membuat ibu wati terharu,dengan apa yang dialami ibu agen ini,bahkan sempat ibu wati ikut menitikkan air mata.Sampai disana apakah ibu wati membeli asuransi..?Belum...belum terjadi transaksi ketika itu karena ibu agen juga tidak terlalu memaksakan saat itu.
Tetapi apa yang terjadi....bahwa ibu wati sudah mulai tersentuh dangan pendekatan yang dilakukan ibu agent,bahkan sudah mulai dipercaya.Hal ini terlihat ketika ibu wati mulai cerita tentang keuangannya,termasuk investasinya bahkan nominal investasinya.
Dan saat itu juga ibu wati memberikan referensi beberapa nama teman terbaiknya sebagai referensi leads.Ibu wati pun turut membantu meyakinkan teman-temannya agar membeli.Kabar baiknya adalah belum satupun diantara teman ibu wati ini yang membeli.Yach...memang untuk menjual polis asuransi jiwa dengan nominal yang cukup besar tidaklah semudah menjual premi kecil...jadi ini adalah proses...
Berselang sekitar satu bulan sejak terakhir bertemu...ibu agent ini mengirimkan sms ucapan selamat ULTAH kepada ibu wati...Ibu wati merasa terharu,merasa senang ada orang yang menaruh perhatian dan mengingatkan hari spesial baginya.Sedangkan dirinya sendiri hampir tidak ingat kalau hari ini adalah hari ULTAH nya.
Dan  ibu agent ini datang dengan membawa kue ucapan selamat ULTAH kepada ibu wati.Saat itu juga ibu wati mengatakan bahwa ia sungguh terharu,tersentuh dengan apa yang dilakukan oleh ibu agen,dan menjanjikan bahwa satu minggu lagi ia akan terima uang dari hasil penjualan salah satu investasinya,dan akan membeli asuransi yang telah di tawarkan sejak sebulan yang lalu,bahkan ia juga akan memindahkan sebagian investasinya kepada perusahaan tempat ibu agen bekerja...kabar baik bukan...? wow...angkanya cukup fantastic...hampir mencapai 1 Milyar.
Hal ini dilakukan karena ibu wati telah merasakan betapa tulusnya ibu agen ini,sehingga ia sudah percaya full.Dan menerima nya bagaikan keluarganya sendiri.
Hari yang di tunggu tiba,dan benar bahwa ibu wati menepati janjinya,menjadi nasabah prioritas dari ibu agen teman saya ini.
Tidak sampai disitu saja....6 bulan berselang ibu wati akan mengadakan Pesta pernikahan anaknya,dan tentunya ibu agen pun turut di undang...Tanpa sepengetahuan ibu wati...ada kiriman karangan bunga yang cukup besar dengan tulisan  ucapan Selamat Berbahagia,inipun sangat membuat ibu wati terharu...terdapat juga nama perusahaan asuransi tempat ibu agen bekerja.
Pesta pernikahan yang cukup besar sehingga seluruh teman ibu wati di undang,termasuk teman-teman yang dulu pernah di prospek dan belum membeli asuransi yang di tawarkan.
Teman-teman ibu wati yang pernah di prospek ini pun turut terharu melihat ada karangan bunga yang datang dari orang yang sebenarnya tidak ada hubungan keluarga dengan ibu wati (hanya sebagai agen asuransi jiwa),tetapi ibu wati bercerita kepada teman-temannya,bahwa ia telah menganggap ibu agen ini sebagai keluarganya sendiri,dan tidak lupa turut mengajak teman-temannya untuk membeli asuransi jiwa dari ibu agen tsb.
Apa yang terjadi sobat,akhirnya satu persatu teman ibu wati yang dulu pernah di prospek dan tidak membeli,sekarang satu persatu mulai membeli polis asuransi jiwa dari ibu sang agen yang cerdas ini.Sudah tentu angkanya juga tidak jauh berbeda...
Dari sana Referensi leads terus berkembang hingga sekarang dan semakin luas.
Saya pribadi turut termotivasi mendengar cerita dari ibu teman saya ini,yang menjual dengan cara yang berbeda,Beliau menjual dengan menyentuh sisi emosional dari calon nasabahnya,melakukan pendekatan dengan baik,hingga orang yang tadinya tidak dikenal tetapi sekarang malah menjadi seperti keluarga sendiri.Beliau menjual dirinya sendiri sehingga dapat diterima dengan baik oleh sang calon nasabah.Beliau memberi dahulu kemudian menerima.(Give than take).
Betapa banyak agen asuransi jiwa yang menjual dengan cara yang sangat umum...menjelaskan manfaat,kemudian memaksa calon nasabah membeli,sehingga menimbulkan rasa bosan bagi calon nasabah.
Apa yang dilakukan ibu agen diatas menurut saya patut di contoh atau bahkan  kita ciptakan inovasi lain yang lebih fantastic dari ibu agen ini...Demikian sobat sekedar sharing kali ini semoga bermanfaat...kritik dan saran tentunya yang membangun,dengan hati terbuka kami sangat menghargainya.thanks.